Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Thursday, January 8, 2015

Bayi dan Popok

Posted by Unknown at 12:54 AM 0 comments



Ketika baru lahir, sebaiknya bayi hanya mengenakan popok kain biasa atau sering dikatakan popok kain tradisional (popok berulang kali pakai). Selain itu, boks bayi sebaiknya diberi alas, berupa perlak, sehingga kotorannya tidak membasahi atau mengotori kasur.

Setelah usia di atas 1 bulan, bunda bisa memakaikan celana katun, sehingga kulit si kecil bisa lebih leluasa bernafas. Secara perlahan, mulailah memperkenalkan konsep toilet training.
Pemakaian popok sekali pakai bisa digunakan sesekali saja, seperti saat bepergian. Di negara tropis seperti Indonesia, pemakaian popok sekali pakai akan membuat bayi merasa tidak nyaman, panas, dan lembab. Akibatnya berpotensi mengiritasi kulit dan menyebabkan jamur tumbuh dengan suburnya, sehingga terjadilah ruam kulit.

Saat musim penghujan, cuaca dingin mengakibatkan bayi lebih sering buang air kecil daripada biasanya, hal ini akan membuat popok kain biasa menumpuk dan susah keringnya. Bunda bisa mengakalinya dengan memakaikan popok kain modern (clodi). Clodi didesain untuk menampung kurang lebih 2-3 kali pipis tergantung pada masing-masing bayi. Banyak sekali model clodi, seperti untuk newborn dibuat dengan model cover. Sehingga apabila covernya masih bersih, bunda cukup mengganti insertnya saja  dengan insert yang baru. Penjemuran diaper cover juga lebih cepat kering karena hanya terdiri dari lapisan PUL yang cukup diangin-anginkan saja.
Ingin tahu lebih banyak tentang clodi? baca di sini

Sunday, December 28, 2014

Cacar Air

Posted by Unknown at 12:33 AM 0 comments

Cacar air atau Varicella simplex adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus varicella-zoster. Penyakit ini disebarkan secara aerogen. Aerogen adalah istilah untuk merujuk kepada penyebaran suatu penyakit lewat perantara udara.

Masa Inkubasi
Waktu terekspos sampai kena penyakit dalam tempo 2 sampai 3 pekan. hal ini bisa ditandai dengan badan yang terasa panas namun bukan demam.

Gejala
Pada permulaannya, penderita akan merasa sedikit demam, pilek, cepat merasa lelah, lesu, dan lemah.
Pada kasus yang lebih berat, bisa didapatkan nyeri sendi, sakit kepala dan pusing.
Beberapa hari kemudian timbullah kemerahan pada kulit yang berukuran kecil yang pertama kali ditemukan di sekitar dada dan perut atau punggung lalu diikuti timbul di anggota gerak dan wajah.
Kemerahan pada kulit ini lalu berubah menjadi lenting berisi cairan dengan dinding tipis.
Ruam kulit ini mungkin terasa agak nyeri atau gatal sehingga dapat tergaruk tak sengaja. Jika lenting ini dibiarkan maka akan segera mengering membentuk keropeng (krusta) yang nantinya akan terlepas dan meninggalkan bercak di kulit yang lebih gelap (hiperpigmentasi). Bercak ini lama-kelamaan akan pudar sehingga beberapa waktu kemudian tidak akan meninggalkan bekas lagi.
Lain halnya jika lenting cacar air tersebut dipecahkan. Krusta akan segera terbentuk lebih dalam sehingga akan mengering lebih lama. kondisi ini memudahkan infeksi bakteri terjadi pada bekas luka garukan tadi. setelah mengering bekas cacar air tadi akan menghilangkan bekas yang dalam. Terlebih lagi jika penderita adalah dewasa atau dewasa muda, bekas cacar air akan lebih sulit menghilang.

Waktu Karantina
Selama 5 hari setelah ruam mulai muncul dan sampai semua lepuh telah berkeropeng.
Selama masa karantina sebaiknya penderita tetap mandi seperti biasa, karena kuman yang berada pada kulit akan dapat menginfeksi kulit yang sedang terkena cacar air.
Untuk menghindari timbulnya bekas luka yang sulit hilang sebaiknya menghindari pecahnya lenting cacar air. Ketika mengeringkan tubuh sesudah mandi sebaiknya tidak menggosoknya dengan handuk terlalu keras. Untuk menghindari gatal, sebaiknya diberikan bedak talk yang mengandung menthol sehingga mengurangi gesekan yang terjadi pada kulit sehingga kulit tidak banyak teriritasi.
Untuk yang memiliki kulit sensitif dapat juga menggunakan bedak talk salycil yang tidak mengandung mentol. Pastikan juga selalu mengonsumsi makanan bergizi untuk mempercepat proses penyembuhan penyakit itu sendiri.
Konsumsi buah- buahan yang mengandung vitamin C seperti jambu biji dan tomat merah yang dapat dibuat juice.

Pengobatan
Varicella ini sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan adanya serangan berulang saat individu tersebut mengalami panurunan daya tahan tubuh.  
Yang perlu dilakukan saat terkena cacar adalah
* Menjaga asupan gizi untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Bisa dengan menambah mengkonsumsi sari kurma dan madu murni.
* Minum air kelapa muda karena mengandung polifenol yang bersifat anti inflamatory.
* Jika masih ASI, teruskan ASI.






 

Seputar Parenting Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea